WeRise (Weather-rice-nutrient integrated decision support system)

Hasil gabah pada lahan sawah tadah hujan yang rendah dan tidak stabil terutama disebabkan ketidapastian jumlah dan distribusi hujan, lebih jauh akan menyebabkan terjadinya permasalahan organisme pengganggu tanaman dan kekurangan pangan. Perubahan iklim merupakan ancaman serius terhadap kejadian cuaca ekstrim yang selanjutnya dapat menurunkan produktivitas padi di lahan sawah tadah hujan.

Proyek IRRI-Jepang pada Climate Change Adaptation in Rainfed Rice Areas (CCARA) sedang mengembangkan sebuah sistem pendukung pembuat keputusan (WeRise) untuk meningkatkan taraf hidup petani padi sawah tadah hujan pada kondisi iklim saat ini maupun yang akan datang. Sistem ini menggunakan perkiraan cuaca musiman yang menyediakan informasi cuaca penting kepada petani seperti awal dan akhir musim hujan serta distribusi curah hujan selama musim tanam. Sistem ini juga memberikan informasi kepada petani kapan harus sebar benih dan tanam bibit, varietas yang tepat, dan bagaimana pupuk dan input lainnya dapat diaplikasikan secara efisien.

Pengujian lapangan untuk prototipe WeRise sedang dilaksanakan di Indonesia dan Laos. Prototipe untuk negara lain seperti Philipina dan Thailand juga memungkinkan untuk dieksplorasi lebih jauh. Untuk menjalankan prototipe, dapat di-klik pada menu Rekomendasi Cuaca dan Rekomendasi Hasil Gabah pada gambar di bagian atas atau bawah. Saran sebagai timbal balik sangat kami harapkan dalam rangka memperbaiki prototipe dan/atau meningkatkan kerjasama.

Penasehat Cuaca